Presiden Taiwan Dievakuasi Pakai Kendaraan Lapis Baja, Siap-Siap Hadapi Serangan China
TAEPEI, iNews.id - Presiden TaiwanLai Ching Te mengikuti simulasi menghadapi serangan China. Dia dibawa menggunakan kendaraan lapis baja ke pusat komando pada Rabu (5/8/2026) tengah malam.
Taiwan memulai latihan perang bersandi Han Kuang pada Rabu kemarin yang berlangsung selama 10 hari.
Simulasi itu merupakan bagian dari latihan perang rutin untuk memastikan pemerintahan bisa terus bekerja di tengah perang.
Latihan Han Kuang bertujuan untuk memperkuat persiapan jika China menepati janji untuk merebut Taiwan menggunakan kekuatan militer.
Kantor kepresidenan menyatakan, Lai dan sekelompok pejabat senior dibawa pada malam hari ke pusat komando. Dalam video yang dirilis terlihat, Lai mengenakan pelindung tubuh dan helm saat naik kendaraan lapis baja.
"(Lai) Melakukan latihan komando operasi pertahanan guna menjaga kelangsungan fungsi pemerintah selama situasi darurat," kata juru bicara presiden, Karen Kuo, seperti dikutip dari AFP, Kamis (6/8/2026).
Latihan tersebut bertujuan mengecek struktur komando, koordinasi antarlembaga, mekanisme tanggap darurat, serta memastikan pemerintah bisa terus beroperasi secara efektif dalam menghadapi berbagai keadaan tidak terduga.
Ini adalah pertama kali Lai ikut serta dalam latihan evakuasi militer sejak menjabat pada 2024.
Simulasi tersebut mengevakuasi pemimpin Taiwan ke tempat yang aman selama perang atau krisis lain. Latihan serupa dijalani pemimpin Taiwan sebelumnya.
Latihan ini berlatar belakang ketakutan yang dialami Presiden Chiang Kai Shek selama berhari-hari di bawah ancaman serangan musuh bebuyutannya, Mao Zedong.
Chiang melarikan diri ke Taiwan pada 1949 setelah pemerintahan komunis Mao memenangkan perang saudara dan memproklamirkan berdirinya Republik Rakyat China.
Editor: Anton Suhartono