Pria Kritis Digigit Ular yang Dibeli Online, Diduga Ingin Bunuh Diri

Anton Suhartono ยท Jumat, 12 Oktober 2018 - 20:01 WIB
Pria Kritis Digigit Ular yang Dibeli Online, Diduga Ingin Bunuh Diri

Ular krait (Foto: AFP)

HANGZHOU, iNews.id - Seorang pria di Hangzhou, China, kritis di rumah sakit setelah digigit ular berbisa mematikan. Ular itu dia beli secara online.

Menurut laporan surat kabar Qingjiang Evening News, pria bernama Xiaoli itu digigit ular krait atau biasa dikenal dengan ari pada Rabu (10/10/2018) pukul 17.00 waktu setempat. Beberapa jam kemudian, dia menghubungi layanan ambulans untuk meminta diantar ke rumah sakit.

Qianjiang Evening News dan media lain menyebut Xiaoli sengaja membeli ular berbisa mematikan untuk bunuh diri. Mereka mengutip pernyataan petugas medis yang mendapat informasi langsung dari korban saat dibawa ke rumah sakit.

Beberapa saat setelah tiba di rumah sakit pada Kamis dini hari, Xiaoli kesulitan bernapas. Nahasnya, rumah sakit tak punya penawar racun untuk bisa ular ari.

Dia lalu dirujuk ke Rumah Sakit Pengobatan Tradisional Hangzhou. Di sana dia mendapat penawar racun dari ular berwarna kuning-hitam mirip ular cincin itu.

Dalam perawatan, Xiaoli sempat mengatakan kepada dokter, masih ingin tetap hidup.

"Dokter, saya punya uang, tolong selamatkan saya," katanya.

Hingga Kamis malam, dia masih kritis di ruang ICU.

"Krait merupakan ular paling berbisa di China. Satu miligram racun ular dewasa bisa membunuh belasan orang," kata dokter yang merawatnya, seraya menambahkan, Xiaoli masih beruntung karena gigitan ular tak terlalu membahayakan.

Sementara itu keluarga menyatakan, Xiaoli frustasi karena mengalami kerugian besar. Uang yang diinvestasikannya lenyap begitu saja.

Ular itu dibeli dari sebuah kelompok perlindungan hewan yang menjualnya tanpa izin resmi pemerintah. Selain itu, di China, penjualan ular krait dilarang, baik secara pribadi maupun online.


Editor : Anton Suhartono