Pria Malaysia Dihukum Atas Kasus Penipuan Asuransi, Palsukan 14 Kecelakaan Lalu Lintas

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 13 Februari 2020 - 18:14 WIB
Pria Malaysia Dihukum Atas Kasus Penipuan Asuransi, Palsukan 14 Kecelakaan Lalu Lintas

Ilustrasi pria di penjara.

SINGAPURA, iNews.id - Seorang pria Malaysia dijatuhi hukuman penjara empat tahun dan tiga bulan setelah berkomplot dalam 14 kecelakaan lalu lintas yang direkayasa antara 2011 hingga 2013.

Tang Jui Peng (45) didakwa pada 12 September tahun lalu atas 53 dakwaan terkait kecelakaan, yang melibatkan klaim lebih dari 300.000 dolar Singapura. Sekitar 95.000 dolar sudah dibayarkan.

Tang berada di penjara sejak saat itu.

Dilaporkan Channel News Asia, Kamis (13/2/2020), investigasi mengungkap, Tang adalah dalang kedua dalam sindikat penipuan asuransi kendaraan bermotor yang beroperasi di Singapura. Skema sindikat itu melibatkan pengganti sopir, yang diinstruksikan oleh Tang, dan sopir lain yang dia rekrut sehingga sindikat itu bisa menggunakan kendaraan mereka untuk skenario kecelakaan.

Tang juga berpartisipasi dalam merekrut pengemudi atau penumpang hantu dengan tujuan mengajukan klaim palsu atas kerusakan dan cedera properti.

Dia didakwa dengan 42 tuduhan terlibat dalam konspirasi penipuan, enam tuduhan memberikan informasi palsu, dan lima tuduhan mengendarai kendaraan bermotor di jalan yang membahayakan publik.

Tang melarikan diri ke Singapura pada 2 Januari 2013, sebelum polisi mulai menyelidiki kecelakaan itu. Dia diekstradisi kembali ke Singapura pada 10 September tahun lalu dengan bantuan polisi Malaysia.

Hukuman penjara Tang mulai berlaku sejak awal penahanannya.

Dua anggota sindikat lain juga dihukum baru-baru ini.

Pelaaku utama sindikat Ong Kok Hua (62) dijatuhi hukuman penjara empat tahun dan dua bulan pada 26 September tahun lalu. Dia dinyatakan bersalah atas 41 dakwaan yang terkait dengan 16 kecelakaan bertahap antara 2010 dan 2013, serta klaim sebesar lebih dari 480.000, dolar singapura, di mana sekitar 162.000 dolar sudah dibayarkan.

Tuduhan itu meliputi 38 tuduhan konspirasi penipuan, dua tuduhan memberikan informasi palsu, dan satu tuduhan pembuatan bukti palsu dalam proses peradilan.

Ong direkrut ke dalam sindikat penipuan asuransi kendaraan bermotor sekitar 2010.

"Bertindak di bawah instruksi Tang dan dalang lainnya, Ong mengizinkan keterangannya dilaporkan sebagai pengemudi kendaraan bermotor yang konon terlibat dalam kecelakaan yang konon asli, merekrut orang lain untuk berpartisipasi dalam penipuan sebagai pengemudi atau penumpang 'hantu', dan memperoleh kendaraan untuk digunakan dalam kecelakaan bertahap," demikian pernyataan polisi.

Anggota lain, Eswaran atau Rajasevran, dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara. Pria berusia 38 tahun itu bekerja sebagai perekrut untuk sindikat tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico