Pria Palestina Ancam Ledakkan Rumah saat Akan Digusur Tentara Israel
Jalan-jalan di area itu ditutup. Lokasi rumah Salhiyeh hanya sekitar 1 kilometer dari tembok Kota Tua Yerusalem.
Pemerintah Kota Yerusalem ingin merebut tanah Salhiyeh serta warga Palestina lainnya untuk membangun sekolah. Israel mengklaim sebagai pemilik tanah itu serta wilayah Yerusalem Timur lainnya dalan pencaplokan usai menang dalam perang Arab-Israel 1967. Pengadilan Israel memutuskan mendukung penggusuran tersebut.
Kawasan Sheikh Jarrah merupakan area dengan rumah berdinding batu, kompleks kantor konsulat, dan hotel mewah. Daerah itu menjadi simbol perlawanan bagi warga Palestina atas penggusuran oleh Israel di Yerusalem Timur.
Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Omer Bar Lev mengatakan, pengadilan memutuskan kasus tersebut bahwa rumah Salhiyeh ilegal.
Sementara itu Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, berlokasi di seberang rumah Salhiyeh, menentang rencana penggusuran oleh Israel. Konsul Jenderal Diane Corner dalam cuitannya bahkan mengatakan, dia bersama diplomat lain menjadi saksi atas penggusuran yang sedang berlangsung.
Penggusuran di wilayah pendudukan, kecuali keadaan yang paling luar biasa, bertentangan dengan hukum humaniter internasional. Dia mendesak pemerintah Israel menghentikan praktik-praktik semacam itu yang hanya menambah ketegangan di lapangan.
Editor: Anton Suhartono