Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya
Advertisement . Scroll to see content

Profil Yifat Tomer Yerushalmi, Jenderal Israel yang Bocorkan Video Penyiksaan Tahanan Palestina

Selasa, 04 November 2025 - 11:40:00 WIB
Profil Yifat Tomer Yerushalmi, Jenderal Israel yang Bocorkan Video Penyiksaan Tahanan Palestina
Nama Yifat Tomer Yerushalmi, perwira tinggi Israel, menjadi sorotan setelah ditangkap terkait kebocoran video penyiksaan tahanan Palestina (Foto: IDF)
Advertisement . Scroll to see content

Dia juga tercatat sebagai salah satu dari sedikit perempuan di Israel yang berhasil meraih pangkat mayor jenderal, prestasi langka dalam sistem militer yang masih didominasi laki-laki.

Skandal Video Penyiksaan

Kasus yang menjerat Yerushalmi bermula dari insiden di Sde Teiman, fasilitas penahanan militer di Israel selatan. Pada Juli 2024, sejumlah tentara Israel dilaporkan menyiksa seorang tahanan Palestina. Rekaman video dari kamera pengawas memperlihatkan adegan pemukulan brutal, penggunaan setrum, hingga dugaan kekerasan seksual terhadap tahanan.

Video itu kemudian bocor ke media Israel pada Agustus 2024, memicu kemarahan publik dan kecaman internasional. 
Pemerintah Israel awalnya menyebut kebocoran itu sebagai “pelanggaran serius terhadap keamanan nasional”, sementara banyak kelompok HAM menilai video tersebut sebagai bukti otentik kekejaman militer terhadap warga Palestina.

Pengakuan Mengejutkan

Di tengah kontroversi, Yerushalmi mengaku bahwa dialah yang menyetujui pelepasan video tersebut ke publik.
Dia berdalih, langkah itu diambil untuk “membantah tuduhan palsu” bahwa militer Israel menutup-nutupi kekerasan terhadap tahanan. Namun, tindakannya justru dianggap sebagai pelanggaran kerahasiaan negara dan penyalahgunaan jabatan.

Akibat pengakuan itu, Yerushalmi mengundurkan diri dari jabatannya pada 31 Oktober 2025, beberapa hari kemudian ditangkap polisi atas beberapa tuduhan, yakni:

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut