Pulang dari Perang Iran, Tentara AS Mabuk Bikin Keributan saat Berlibur di Thailand
BANGKOK, iNews.id - Polisi Thailand terpaksa mengamankan dua personel Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang mabuk dan membuat keributan di Pattaya. Mereka merupakan bagian dari sekitar 5.000 kru kapal induk USS Abraham Lincoln yang berlabuh di Thailand setelah hampir 7 bulan menjalankan misi perang melawan Iran.
Kedua personel itu lalu dikembalikan ke kapal setelah terlibat perkelahian karena mabuk pada Kamis (3/9/2026).
Kepala kepolisian Kota Pattaya Anek Srathongyoo mengatakan, pihaknya mendapat laporan perkelahian melibatkan keduanya pada dini hari di dekat kawasan hiburan malam Pattaya, Walking Street.
"Para personel itu mabuk dan berkelahi, membuat kegaduhan," katanya, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (5/9/2026).
Namun dia menyebut perkelahian itu sebagai masalah ringan. Warga memanggil polisi karena untuk mencegah keributan semakin parah.
Anek menambahkan, kedua personel AS yang tidak disebutkan identitasnya itu tidak dituntut apa pun karena tidak melanggar hukum Thailand. Setelah kejadian itu, pihak Angkatan Laut AS menarik keduanya ke kapal.
Kedatangan USS Abraham Lincoln di Thailand menarik perhatian global menyusul laporan buruknya kondisi para kru setelah lebih dari 280 hari menjalankan misi. Terlebih lagi, tempat berlabuh kapal itu adalah Pattaya, resor populer di kalangan turis asing yang terkenal dengan kehidupan malamnya, termasuk wisata seks.
Bisnis di Pattaya berharap mendapat keuntungan besar dari kunjungan tersebut.
Editor: Anton Suhartono