Putin Belum Pastikan Ikut Pilpres Rusia 2024 meski Bisa Berkuasa hingga 2036
Para analis mengatakan, Putin bisa menjadi macan ompong jika tak maju lagi dalam pilpres mendatang.
Kremlin pada awal bulan ini mengecam resolusi yang diambil anggota parlemen Amerika Serikat (AS) dengan menyebutnya tak masuk akal. Resolusi itu berisi agar pemerintah AS tak mengakui Putin sebagai presiden jika kembali terpilih pada 2024.
Putin pertama kali menjabat perdana menteri Rusia pada 9 Agustus 1999 setelah ditunjuk oleh Presiden Boris Yeltsin. Pada 31 Desember di tahun yang sama Yeltsin turun dari jabatannya di tengah skandal, memberikan jalan bagi Putin menggantikannya sebagai presiden. Namun Putin baru remsi dilantik sebagai presiden untuk pertama kali pada 7 Mei 2000. Sebagai imbalan, Putin memberikan Yeltsin kekebalan dari penuntutan.
Lalu pada 2004, Putin kembali terpilih menjadi presiden untuk periode kedua, setelah memenangkan pemilu dari jalur independen.
Namun karena saat itu aturan di Rusia hanya membolehkan presiden menjabat dua periode berturut-turut, Putin tak lagi mengikuti pemilu. Jabatan presiden diduduki anak didiknya, Dmitry Medvedev.