Putin Kirim 300.000 Pasukan Tambahan, Polandia: Rusia Ingin Hancurkan Ukraina

Anton Suhartono ยท Rabu, 21 September 2022 - 18:46:00 WIB
Putin Kirim 300.000 Pasukan Tambahan, Polandia: Rusia Ingin Hancurkan Ukraina
Mateusz Morawiecki (Foto: Reuters)

WARSAWA, iNews.id - Polandia khawatir dengan keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim 300.000 pasukan cadangan ke Ukraina, Rabu (21/9/2022). Putin meneken dekret mobilisasi militer untuk memperkuat pertahanan di Donbass, wilayah di Ukraina meliputi Donetsk dan Luhansk.

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengatakan Putin ingin menghancurkan Ukraina dan mengubah perbatasannya.

"Kami akan melakukan semua yang kami bisa bersama para sekutu, sehingga NATO lebih bisa membantu Ukraina, sehingga bisa mempertahankan diri," kata Morawiecki, seraya mendesak negara-negara Barat mengirim lebih banyak bantuan ke Ukraina, dikutip dari Reuters.

Lebih lanjut Morawiecki yakin Rusia ingin memperluas kehadirannya di Ukraina dengan mencaplok lebih banyak wilayah.

"Rusia akan berusaha menghancurkan Ukraina dan merebut sebagian wilayah. Kita tidak boleh membiarkannya," kata Morawiecki.

Dalam pidato di televisi saat mengumumkan dekret, Putin menegaskan kembali tujuan operasi militer khusus Rusia di Ukraina yakni membebaskan Donbass. 

Menurut dia, sebagian besar penduduk Donbass tidak ingin kembali dalam penindasan kelompok neo-Nazi Ukraina.

Putin juga mengatakan, pengerahan pasukan cadangan bertujuan untuk mempertahankan Rusia dan wilayahnya.

“Untuk melindungi tanah air, kedaulatan, saya merasa perlu untuk mendukung keputusan Staf Umum mengenai mobilisasi parsial,” ujarnya.

Lebih lanjut Putin menuduh negara Barat melakukan 'pemerasan nuklir', namun Rusia punya banyak senjata untuk membalas. Untuk ancaman yang satu ini Putin menegaskan dirinya tidak menggertak.

"Jika integritas teritorial negara terancam, kami menggunakan semua cara yang ada untuk melindungi rakyat, ini bukan gertakan," kata Putin.

Editor : Anton Suhartono

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda