Qatar Ogah Mediasi Konflik Houthi dengan AS
ISTANBUL, iNews.id - Perdana Menteri (PM) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani menegaskan negaranya tak akan memediasi konflik antara kelompok Houthi dengan Amerika Serikat (AS) dan Inggris.
Kelompok Houthi berperang melawan AS dan Inggris terkait serangan terhadap kapal dagang di Laut Merah.
“Qatar tidak melakukan mediasi terhadap Houthi, namun Qatar menekan Iran untuk mengurangi ketegangan atas situasi keamanan kawasan,” kata Sheikh Mohammed di forum Dewan Atlantik yang digelar di AS, seperti dilaporkan Al Jazeera.
Kelompok Houthi menegaskan hanya menargetkan kapal-kapal Israel atau kapal lain yang terkait dengan Israel di Laut Merah. Serangan itu sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina yang menghadapi agresi Israel.
Joe Biden dan Emir Qatar Sheikh Tamim Sepakat Pembebasan Sandera Kunci Gencatan Senjata di Gaza
Hamas dan Kemerdekaan Palestina
Sementara itu terkait keberadaan kantor Hamas di Qatar, Sheikh Mohammed menegaskan bahwa kantor itu digunakan sebagai saluran komunikasi.
PM Qatar Sebut Semua Konflik Akan Selesai jika Israel Berhenti Serang Gaza
Lebih lanjut dia kembali menegaskan sikap Qatar yang mendukung kemerdekaan Palestina.
"Sikap kami adalah bahwa nasib rakyat Palestina harus tetap berada di tangan rakyat Palestina," ujarnya.
Warga Palestina, lanjut dia, harus memutuskan apa yang akan menjadi masa depan mereka.
Qatar merupakan salah satu negosiator yang menengahi gencatan senjata Hamas dengan Israel. Serangan Israel ke Gaza menewaskan 26.637 orang hingga Selasa (30/1/2024) dan melukai 65.387 lainnya.
Editor: Anton Suhartono