Ratusan Warga Mesir Berdemonstrasi di Berbagai Kota Desak Presiden Sisi Mundur
KAIRO, iNews.id - Aksi demonstrasi ratusan orang di Lapangan Tahrir, Kairo, serta beberapa kota lain di Mesir, Jumat (20/9/2019) malam dibubarkan paksa oleh polisi menggunakan gas air mata. Massa mendesak Presiden Abdul Fattah Al Sisi mundur dari jabatannya.
Lapangan Tahrir merupakan saksi bisa Revolusi Mesir pada 2011 yang menjatuhkan pemerintahan Hosni Mubarak.
Ini merupakan aksi unjuk rasa besar pertama yang mendesak Presiden Sisi mundur sejak dia menjabat pada 2014. Mantan jenderal itu naik ke pucuk pimpinan Mesir setelah memimpin kudeta untuk menjatuhkan Muhammad Mursi, presiden pertama yang dipilih secara demokratis.
Selain di Lapangan Tahrir, aksi unjuk rasa juga berlangsung di beberapa kota besar lain secara bersamaan, mengusung tuntutan yang sama. Sedikitnya lima demonstran di Kairo ditangkap polisi. Massa mendesak Presiden Sisi mundur karena pemerintahannya diduga tersangkut kasus korupsi.
Al Sisi Bakal Menjabat sebagai Presiden Mesir hingga 2030
Seorang pengusaha dan aktor Mesir Mohamed Ali yang kini tinggal di pengasingan di Spanyol mengunggah beberapa video di media sosial yang menuduh Sisi menghambur-hamburkan banyak uang untuk membeli rumah mewah serta menginap di hotel di saat jutaan warga Mesir hidup dalam kemiskinan.