Ratusan Warga Mesir Berdemonstrasi di Berbagai Kota Desak Presiden Sisi Mundur
Ali pertama kali mengunggah video pada 2 September 2019. Di situ dia mengatakan, jika Presiden Sisi tidak mengundurkan diri pada Kamis, warga Mesir akan turun ke jalan keesokan harinya.
Jagad maya merespons aksi unjuk rasa itu. Tanda pagar 'Sisi turun' dan 'Rakyat ingin menggulingkan rezim' menduduki posisi teratas trending topic Twitter Mesir pada Jumat malam.
Demonstrasi juga terjadi di kota terbesar kedua Mesir, Alexandria, serta di Suez dan Mahalla Al Kubra.
Sisi menepis tuduhan itu dengan menyebutnya sebagai kebohongan dan fitnah.
Pada 2013, Sisi memimpin kudeta terhadap Mursi. Setahun kemudian, dia memenangkan pemilu, demikian halnya dengan 2018 di mana dia memperoleh 97 persen suara dalam pemilihan tanpa pesaing. Para pesaingnya lebih dulu mundur ditangkapi.
Parlemen Mesir menyetujui perubahan konstitusi pada April lalu di mana masa jabatan Sisi dapat diperpanjang sampai 2030. Massa jabatannya untuk periode ini seharusnya berakhir pada 2022. Parlemen juga memberi Sisi kekuasaan lebih besar dalam memengaruhi peradilan serta militer.
Editor: Anton Suhartono