Remaja Ini Gowes Sepeda dari Inggris ke Aussie, Tempuh 18.000 Km dalam 11 Bulan

Anton Suhartono ยท Selasa, 30 Juli 2019 - 14:27 WIB
Remaja Ini Gowes Sepeda dari Inggris ke Aussie, Tempuh 18.000 Km dalam 11 Bulan

Ben Hollis tempuh perjalanan dari Inggris ke Australia gunakan sepeda (Foto: Nat Geo)

BRISBANE, iNews.id - Seorang remaja Inggris berusia 19 tahun sukses melakukan perjalanan menuju Australia menggunakan sepeda. Pria bernama Ben Hollis itu berangkat dari rumahnya di Leicester pada Agustus 2018 dan tiba di kediaman pamannya di Caloundra, dekat Brisbane, Minggu (28/7/2019).

Hollis menempuh perjalanan sejauh lebih dari 18.000 kilometer melintasi 30 negara dalam 11 bulan.

"Sepertinya ini bukan sungguhan. Setelah sekian lama berada di sepeda, saya telah menyelesaikannya," kata Hollis, dikutip dari BBC, Selasa (30/7/2019).

Untuk menghemat pengeluaran, hampir setiap malam dia tidur di tenda yang dibawa di belakang. Hollis menargetkan hanya mengeluarkan 7,5 poundsterling atau sekitar Rp126.000 setiap hari.

Dia mengungkap pengalaman selama perjalanan. Tidak setiap hari waktunya dihabiskan untuk menggowes. Di beberapa negara, dia menyempatkan mendaki gunung.

Salah satu foto menunjukkan saat dia menikmati minuman hangat dengan latar belakang Gunung Bromo di Jawa Timur.

"Saya sering mengatakan India bagian timur laut, negara-negara terpencil di pegunungan ini, Anda turun dan melihat jembatan terbuat dari akar pohon," katanya.

Pengalaman berkesan lainnya adalah saat berada di Bosnia.

"Satu lagi di Bosnia, dengan sejarah tragis Sarajevo, mendaki jalur kereta bawah tanah era Komunis yang terabaikan," tuturnya.

Perjalanan juga dia manfaatkan untuk kepentigan amal. Hollis mengumpulkan lebih dari 3.000 poundsterling untuk disumbangkan.

Tiba di finis, Hollis disambut keluarga, termasuk ayah dan adik perempuannya, yang sengaja terbang dari Inggris.

"Untuk bertemu dengan keluarga yang pindah ke sini ketika saya masih muda, lambaian tangan mereka di garis finis merupakan pemandangan yang hebat."

Dia akan berlibur selama sebulan di Australia sebelum mereka kembali ke Leicester untuk memulai kuliah jurusan biologi di University College of London pada September.

Editor : Anton Suhartono