Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Politisi Partai Republik Ajukan Pemakzulan Menhan AS Pete Hegseth gegara Perang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Renggut 675.466 Nyawa, Kasus Kematian akibat Covid di AS Lampaui Pandemi Flu 1918

Selasa, 21 September 2021 - 08:29:00 WIB
Renggut 675.466 Nyawa, Kasus Kematian akibat Covid di AS Lampaui Pandemi Flu 1918
Kasus kematian akibat Covid di AS melampaui korban meninggal pandemi influenza pada 1918 (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Meski demikian angka kasus kematian pandemi Covid saat ini dengan influenza pada 1918 tak bisa dibandingkan begitu saja. 

Menurut John Barry, penulis buku 'The Great Influenza: The Story of the Deadliest Pandemic in History' kecepatan serangan Covid dan influenza sangat jauh berbeda. Selain itu jumlah korban tewas akibat influenza saat itu mayoritas anak-anak muda, sedangkan Covid membunuh lebih banyak orang berusia 65 tahun ke atas.

Pandemi 1918 menyerang dalam rentang 14 hingga 15 pekan di akhir tahun 1918, sedangkan Covid butuh waktu setahun lebih untuk merenggut jumlah nyawa yang nyaris sama.

"Jauh lebih intens, lebih menakutkan," kata Barry, merujuk pada pandemi influenza. 

Hanya saja, lanjut dia, Covid bertahan lebih lama menyebabkan kerusakan ekonomi jauh lebih besar.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut