Renggut 675.466 Nyawa, Kasus Kematian akibat Covid di AS Lampaui Pandemi Flu 1918
NEW YORK, iNews.id - Jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Amerika Serikat (AS) pada Senin (20/9/2021) melampaui jumlah korban meninggal akibat pandemiinfluenza pada 1918. Data Universitas Johns Hokins mengungkap kasus kematian di AS hingga Senin mencapai 675.466 orang, sedangkan pandemi influenza pada 1918 diperkirakan merenggut 675.000 nyawa.
Meski demikian pandemi influenza dianggap lebih mematikan karena populasi Amerika Serikat saat itu hanya sepertiga dari jumlah penduduk saat ini.
Hanya saja tingginya kasus kematian akibat pandemi penyakit di zaman modern ini sebenarnya bisa dicegah. Ironisnya, kasus infeksi dan kematian akibat Covid di AS kembali melonjak belakangan ini meskipun vaksin tersedia luas. Ini karena banyak warga menolak disuntik dengan berbagai alasan, mayoritas termakan hasutan.
“Sangat menyedihkan ada banyak orang meninggal di tengah pengobatan modern. Angka ini mewakili jumlah yang jauh lebih buruk daripada yang seharusnya terjadi di AS,” kata Eric Topol, direktur Scripps Translational Research Institute, seraya menambahkan, pada 1918 tidak ada ventilator atau vaksin, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (21/9/2021).
Lonjakan kasus di AS belakangan ini dipicu varian Delta yang menyebar cepat, memutar balik harapan bahwa pandemi telah atau segera berlalu.