Ritual Unik Astronot Sebelum Terbang ke Luar Angkasa, Kencingi Ban Mobil
Prototipe seragam bernama Sokol-M itu diperkenalkan dalam air show yang berlangsung di luar Moskow. Seragam ini kemungkinan akan dipakai oleh kosmonot dan astronot yang menjalankan misi dengan pesawat luar angkasa Rusia terbaru, Federation, menggantikan Soyuz yang sudah 30 tahun lebih menerbangkan manusia ke luar angkasa.
Sokol-M didesain dan dibuat oleh perusahaan dirgantara Rusia, Zvezda. Perusahaan mengklaim seragam dibuat dari bahan baru yang ukurannya secara otomatis dapat menyesuaikan dengan tubuh kosmonot dan astronot. Seragam yang digunakan saat ini harus dibuat khusus sesuai dengan ukuran tubuh kosmonot dan astronot.
"Saya tidak yakin mereka bisa (meneruskan tradisi), karena kami belum merancang untuk itu," kata direktur Zvezda, Sergei Pozdnyakov, seperti dikutip dari AFP, Jumat (30/8/2019).
Sokol-M didesain dengan bahan berkelir oranye dan resletingnya diagonal dari pinggang ke atas. Sementara itu, seragam yang saat ini digunakan, Sokol-K, berkelir putih dan memiliki resleting berkonfigurasi V di selangkangan, memungkinkan dibuka untuk kencing.
Seragam yang baru lebih ringan karena resleting dan semua jahitannya kedap udara, tidak ada lagi lapisan karet di bagian dalam atau disebut 'kandung kemih' karena mempersulit kosmonot dan astronot saat memakai dan melepasnya.
Semua kru ISS saat ini harus mengenakan Sokol-K yang dibuat khusus sesuai ukuran tubuh. Sokol-K digunakan sebagai seragam standar, termasuk untuk astronot dari luar Rusia. Pasalnya desain pakaian sudah disesuaikan dengan pesawat luar angkasa Soyuz. Setelan dibuat nyaman, terutama saat berbaring di kursi Soyuz.
Selain kencing, ritual lain yang dilakukan kosmonot dan astronot adalah menanam pohon di Baikonur, memotong rambut, menonton film klasik era Uni Soviet 'Sun White of the Desert', dan disiram air suci oleh pendeta Ortodoks.
Editor: Anton Suhartono