Rubble, Kucing Tertua di Dunia Mati di Usia Setara 150 Tahun Manusia

Anton Suhartono ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 18:48 WIB
Rubble, Kucing Tertua di Dunia Mati di Usia Setara 150 Tahun Manusia

Michele Heritage bersama Rubble (Foto: SWNS)

LONDON, iNews.id - Kucing yang diyakini tertua di dunia mati di usia 31 tahun. Usia tersebut setara dengan 150 tahun untuk manusia.

Michele Heritage, pemilik kucing jenis Maine Coon itu, mengatakan, kucingnya mati karena faktor usia dan tak menunjukkan sakit.

Perempuan 52 tahun itu mendapatkan kucing yang diberi nama Rubble tersebut sebagai hadiah ulang tahun ke-20. Artinya, Michele merawat Rubble sejak kecil.

“Dia merupakan teman yang baik dan senang bisa hidup bersamanya dalam waktu yang lama,” kata Michele, dikutip dari The Sun, Sabtu (4/7/2020).

Perempuan yang tinggal di Kota Exeer, Inggris, itu memperlakukan Rubble layaknya anak sehingga terjalin hubungan sangat dekat. Maklum saja Michele tidak memiliki anak.

“Dia menjadi cepat tua  pada akhirnya. Saya selalu memperlakukannya seperti anak kecil,” ujarnya.

Rubble mati dalam kondisi tak terduga. Dia tak mengalami sakit sebelumnya atau lemas. Kepergian Rubble membuat Michele syok.

"Saya pergi bekerja seperti biasa dan aat sampai rumah, suami saya mengatakan Rubble sudah mati, seperti layaknya kucing lain,” tuturnya.

Sang suami sudah menduga saat-saat terakhir bagi Rubble karena dia tak berselara makan. Rubble hanya menghabiskan waktu di tempat favoitnya untuk tidur dan mati di tempat itu.

Kucing tertua di dunia yang tercatat adalah Creme Puff asal Texas, Amerika Serikat. Dia hidup selama 38 tahun, yakni dari 1967 hingga 2005.

Editor : Anton Suhartono