Rumah Vladimir Putin Dipasangi Terowongan Disinfeksi untuk Cegah Covid-19

Arif Budiwinarto ยท Rabu, 17 Juni 2020 - 17:35 WIB
Rumah Vladimir Putin Dipasangi Terowongan Disinfeksi untuk Cegah Covid-19

Uji coba terowongan disinfektan sebelum dipasang di kediaman Vladimir Putin

MOSKOW, iNews.id - Perlindungan kesehatan maksimal dilakukan di kediaman Presiden Rusia, Vladimir Putin. Sebuah terowongan disinfeksi khusus telah dipasang untuk melindungi Putin dari infeksi Covid-19.

Media Rusia, RIA, melaporkan terowongan disinfeksi di rumah resmi Putin, Novo-Ogaryovo, itu mengeluarkan kabut air yang merupakan cairan antibakteri ke pakaian dan bagian tubuh tertentu orang-orang yang melewatinya.

Terowongan disinfeksi tersebut dibuat oleh perusahaan yang berbasis di Kota Penza, tenggara Moskow sejak Mei lalu.

"Kediaman Presiden Rusia menghubungi manajer di pabrik MIZOTTY," demikian pernyataan pihak pabrik, Olga Izranova.

"Kami harus mengirim dan memasang peralatan di bawang tenggat waktu ketat, dan perusahaan Penza dapat melakukannya dnegan lebih cepat dan lebih baik daripada perusahaan lain dari luar negeri," lanjutnya.

Meskipun disebut terowongan antibakteri, faktanya alat disinfektan tersebut berbentuk bilik persegi dengan tinggi 2,5 meter dan panjang 3,5 meter.

Penggunaan alat disinfeksi tersebut setelah sejumlah orang di lingkaran terdekat Putin terkonfirmasi positif Covid-19 sejak WHO menetapan pandemi pada Januari lalu.

Pada April lalu, Juru Bicara Presiden, Dmitry Peskov dan Kepala Dokter Rumah Sakit Virus Corona Utama Moskow, yang pernah berjabat tangan dengan Putin dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Putin tampil ke publik untuk pertama kalinya pada Jumat (12/6/2020) lalu setelah menjalani isolasi selama dua bulan. Orang nomor satu Rusia itu dikenal sebagai orang yang higienis, oleh karena itu setiap yang hendak bertemu dengannya harus terlebih dulu melakukan isolasi mandiri selama 12 hari.

Rusia menjadi negara ketiga di dunia dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak yakni 550 ribu. Data Rabu (17/6/2020) menunjukkan Rusia mencatat ada 8.500 infeksi harian baru.

Editor : Arif Budiwinarto