Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Akui Ada Lonjakan Radioaktif Setelah Ledakan Uji Coba Rudal

Senin, 26 Agustus 2019 - 18:12:00 WIB
Rusia Akui Ada Lonjakan Radioaktif Setelah Ledakan Uji Coba Rudal
Fasilitas uji coba rudal Rusia di Laut Putih (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id - Insiden ledakan uji coba rudal di fasilitas peluncuran di Laut Putih, Nenoska, Arkhangelsk, Rusia, pada 8 Agustus 2019 menyebabkan terlepasnya radioaktif isotop.

Lima orang ilmuwan dari badan nuklir Rusia Rosatom tewas dalam insiden itu dan tiga lainnya mengalami luka. Selain itu, ada lonjakan tingkat radiasi di kota dekat kejadian, Severodvinsk.

Kantor berita Rusia, mengutip hasil tes dari badan cuaca dan pemantau lingkungan nasional Rosgidromet, melaporkan, radioaktif isotop yang bocor adalah strontium, barium, dan lantanum.

Sensor di Severodvinsk, kata Rosgidromet, mendeteksi adanya unsur radioaktif yang tinggal separuh lagi, yakni sejak beberapa jam setelah kejadian hingga 12 hari, terurai menjadi gas inert radioaktif.

"Gas radioaktif inert ini yang menjadi pemicu peningkatan dalam waktu singkat," bunyi laporan, seperti dilaporkan kembali AFP, Senin (26/8/2019).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut