Ketika ditanya apakah ada perkiraan kerangka waktu untuk menyelesaikan agresi militer Rusia di Ukraina, dia langsung menjawab tidak.
Inggris Gelontorkan Lagi Rp17,84 Triliun Bantuan Militer untuk Ukraina
“Kami hanya berpijak pada pernyataan Presiden kami (Vladimir Putin), bahwa operasi militer khusus berjalan sesuai rencana dan mencapai tujuannya,” kata Peskov.
Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina sejak 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.
Turki Cabut Veto Finlandia dan Swedia Masuk NATO, Begini Reaksi Putin
Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khusus itu adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, operasi itu juga untuk melindungi orang-orang yang menjadi sasaran “genosida” oleh rezim Kiev selama delapan tahun terakhir.
Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya juga menyatakan, selama berlangsungnya operasi tersebut hanya infrastruktur militer Ukraina yang akan menjadi sasaran.
Editor: Ahmad Islamy Jamil