Rusia Usir 2 Diplomat AS, Beri Waktu 7 Hari untuk Angkat Kaki
Kantor berita Rusia TASS, mengutip FSB, melaporkan Shonov memberi informasi kepada staf kedubes AS di Moskow tentang bagaimana seruan wajib militer Rusia berdampak pada ketidakpuasan politik menjelang Pilpres Rusia 2024.
Cadangan Emas Rusia Rp4.600 Triliun Dibekukan Barat, Putin: Kami Untung 2 Kali Lipat
FSB juga berencana menginterogasi staf kedutaan AS yang melakukan kontak dengan Shonov.
Shonov disebut telah dibayar untuk melakukan tugas-tugas yang bertujuan mengganggu keamanan nasional Rusia.
Editor: Anton Suhartono