Wallace memperkirakan ada antara 800 dan 1.100 warga Afghanistan yang selama ini telah bekerja sama dengan Inggris dan memenuhi syarat untuk tinggal di Inggris. Namun sayangnya, mereka tidak akan berhasil keluar dari Afghanistan melalui jalur udara. Wallace pun berjanji untuk membantu mereka jika mereka bisa pergi melalui jalur darat.
Inggris Peringatkan Ancaman Serangan Lebih Lanjut di Sekitar Bandara Kabul
Sejak awal invasi negara-negara Barat pimpinan Amerika Serikat ke Afghanistan yang menggulingkan Taliban pada 2001, Inggris menjadi salah satu sekutu Washington DC yang paling strategis di sana. Lebih dari 450 personel Angkatan Bersenjata Inggris tewas selama dua dekade penempatan tentara mereka di negara itu.
Sementara itu, Presiden AS Joe Biden telah menetapkan batas waktu 31 Agustus bagi seluruh militer AS meninggalkan Afghanistan. Pasukan dari negara-negara sekutunya, termasuk Inggris, telah memilih untuk angkat kaki sebelum itu. Inggris juga menangguhkan operasional kantor kedutaannya di Afghanistan.
Editor: Ahmad Islamy Jamil