WASHINGTON DC, iNews.id – Beberapa perusuh yang menyerbu Gedung DPR AS (Capitol) di Washington DC telah dipecat dari pekerjaan mereka, Kamis (7/1/2021). Pemecatan itu terjadi setelah detektif internet mempublikasikan identitas mereka.
Departemen Kepolisian DC merilis foto orang-orang yang terlibat kerusuhan pada Rabu kemarin, serta potensi tuduhan yang bakal dialamatkan kepada mereka. Sejauh ini, sekitar 68 orang ditangkap terkait aksi penyerbuan Capitol yang menyebabkan pecahnya jendela dan kerusakan fasilitas di gedung DPR itu. Tak hanya itu, polisi juga menemukan ada sejumlah perabotan di sana yang dicuri saat kerusuhan.
Infografis Pendukung Donald Trump Serbu DPR, Coreng Demokrasi Amerika
Biro Investigasi Federal AS (FBI) juga meminta publik untuk membantu mengidentifikasi para perusuh kemarin. Namun, seruan lembaga itu justru mengundang ejekan warganet di media sosial. Pasalnya, sudah banyak liputan produktif di TV yang menampilkan insiden tersebut. Bahkan, tak sedikit para pendukung Donald Trump berswafoto (selfie) dan mengunggah video mereka sebelum menyerbu Capitol ke media sosial.
Beberapa orang yang sebelumnya berfoto dalam aksi unjuk rasa bela Trump dan pendukung gerakan teori konspirasinya dapat diidentifikasi dalam waktu singkat. Detektif online kini memfokuskan upaya menemukan perusuh-perusuh lainnya.
Kongres AS Sahkan Kemenangan Biden setelah Sempat Diganggu Pendukung Trump
Salah satu lelaki yang fotonya ditampilkan oleh Kepolisian DC tampak mengenakan ID (tanda pengenal) tempat dia bekerja saat berada di dalam Capitol. Dia pun segera dikenali dan dipecat oleh bosnya di perusahaan pemasaran Navistar di Kota Frederick, Negara Bagian Maryland.