Senjata Biologis Pertama dalam Sejarah Manusia
JAKARTA, iNews.id - Senjata biologis pertama dalam sejarah manusia sudah ada sejak zaman dahulu. Senjata biologis merupakan satu bentuk senjata yang tidak kalah mengerikan dibandingkan dengan jenis senjata lain, seperti senjata kimia, nuklir, senjata lainnya.
Menurut World Health Organization (WHO) senjata biologis adalah semua jenis mikroorganisme yang sengaja dikembangbiakan dan dilepaskan dengan sengaja untuk menyebabkan penyakit dan kematian pada manusia, hewan, dan tumbuhan.
Contoh organisme yang digunakan adalah virus, bakteri, atau jamur.
Sejarah penggunaan senjata biologi dimulai pada tahun 400 SM, ketika orang Iran Kuno (scythians) menggunakan panah yang dicelupkan ke dalam feses (kotoran) dan mayat makhluk hidup yang telah membusuk.
Menhan Prabowo Akan Perkuat Persenjataan dan Penambahan Skadron Tempur TNI AU
Hal serupa juga dilakukan oleh bangsa Roma yang mencelupkan pedangnya ke dalam pupuk dan sisa hewan yang telah membusuk sebelum berperang dengan musuhnya.
Apabila musuhnya terluka oleh senjata tersebut, maka terjadi infeksi penyakit yang dapat menyebabkan kematian.
6 Senjata Tradisional Lampung, Nomor 3 Usianya Paling Tua
Penggunaan senjata biologis secara masif yang tercatat sejarah terjadi pada tahun 1346. Waktu itu, terjadi perang senjata biologis yang melibatkan bangsa Mongol. Tentara Mongol dilaporkan melemparkan jasad yang terinfeksi melewati dinding Pelabuhan Caffa.