Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Advertisement . Scroll to see content

Serangan Balik, Muhyiddin Tantang KPK Malaysia Periksa Anwar Ibrahim atas Tuduhan Suap

Minggu, 12 Maret 2023 - 14:22:00 WIB
Serangan Balik, Muhyiddin Tantang KPK Malaysia Periksa Anwar Ibrahim atas Tuduhan Suap
Muhyiddin Yassin (tengah) menantang KPK Malaysia untuk memeriksa Anwar Ibrahim (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KUALA LUMPUR, iNews.id - Muhyiddin Yassin menyebut pemerintahan persatuan yang dibentuk Anwar Ibrahim akan bubar sebelum pemilu Malaysia berikutnya. Ancaman itu disampaikan Muhyiddin yang juga pemimpin oposisi Perikatan Nasional setelah dirinya dijadikan tersangka korupsi pada Jumat lalu.

Menurut Presiden Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) itu, pihaknya tak akan membiarkan pemerintahan persatuan yang dipimpin Perdana Menteri Anwar Ibrahim terus berkuasa jika dirinya terus diserang. Muhyddin berkali-kali mengatakan penetapan dirinya sebagai tersangka korupsi bermotif politik.

Pada 1 Maret, Presiden Persatuan Islam se-Malaysia (PAS), bagian dari Perikatan Nasional, Abdul Hadi Awang, memperkirakan pemerintahan Anwar akan jatuh dalam waktu dekat, meski tidak memberikan penjelasan rinci. Ancaman serupa dilontarkannya kembali pada 6 Maret dengan mengatakan, "Kami memiliki hak untuk merencanakan dan tidak ada yang bisa menghentikan kami membuat rencana (menggulingkan pemerintah)."

Sementara itu Muhyiddin menantang Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) untuk menyelidiki Anwar Ibrahim dan Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi atas dugaan menerima suap dari pengusaha.

"Saya diseret ke pengadilan pada Jumat karena dituduh menyalahgunakan jabatan sebagai perdana menteri. Pada Senin (13 Maret), saya akan didakwa lagi di Shah Alam," ujarnya, dikutip dari The Star, Minggu (12/3/2023).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut