Serangan Kelompok Bersenjata Rohingya Lukai 5 Tentara Myanmar
YANGON, iNews.id – Kelompok bersenjata Rohingya menyerang truk militer Myanmar di Negara Bagian Rakhine. Serangan tersebut menyebabkan lima tentara Myanmar luka.
Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) mengaku bertanggung jawab atau serangan yang terjadi pada Jumat 5 Januari 2018 itu.
"Kami bertanggung jawab atas serangan militer terbaru ini," kata seorang juru bicara ARSA, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (6/1/2018).
Lebih lanjut kelompok ini membantah punya hubungan dengan jaringan militan Islam internasional. Ditegaskan, perlawanan mereka merupakan upaya untuk mengakhiri penindasan yang dilakukan militer Mynamar kepada etnis Rohingya.
Sementara itu Pemerintah Myanmar menyebut serangan dilakukan sekitar 20 orang menggunakan bom buatan dan senjata ringan. Sementara itu militer Myanmar menyatakan pelaku sekitar 10 orang.