Seremoni Nobel Perdamaian 2020 Tetap Digelar di Tengah Pandemi, Lokasi Dipindah
OSLO, iNews.id - Institut Nobel di Oslo, Norwegia, tak akan menangguhkan pemberian Hadiah Nobel Perdamaian untuk tahun 2020 yang biasanya digelar setiap Desember, namun akan membatasi kehadiran.
Kepala Institut Nobel Olav Njolstad mengatakan, pemenang tetap akan diumumkan pada 9 Oktober dan pemberian pengharagaan digelar pada 10 Desember, bersamaan dengan peringatan kematian Alfred Nobel pada 1896.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seremoni tahun ini tidak digelar di ruang utama Balai Kota Oslo yang bisa menampung 1.000 orang, melainkan di auditorium Universitas Oslo yang hanya menampung sekitar 100 orang saja.
Perjamuan yang biasanya diadakan pada malam yang sama sebagai bentuk penghormatan kepada para pemenang ditiadakan.
Pada Juli lalu, Yayasan Nobel di Stockholm, Swedia, juga mengumumkan pembatalan perjamuan bagi pemenang hadiah di bidang kedokteran, fisika, kimia, sastra, dan ekonomi.
"Kami ingin sejalan dengan Stockholm dan menggarisbawahi bahwa ini adalah tahun yang luar biasa. Oleh karena itu tepat kiranya untuk memindahkan seremoni penghargaan ke lokasi lain," kata Njolstad, kepada stasiun televisi NRK, seperti dilaporkan kembali AFP, Selasa (22/9/2020).
Dia menambahkan, pemindahan lokasi di auditorium Universitas Oslo karena tamu yang hadir juga tak banyak.
Lebih lanjut dia juga tak bisa memastikan apakah pemenang tahun ini bisa melakukan perjalanan ke Oslo untuk mengambil hadiah secara langsung.
"Oleh karena itu Institut Nobel juga mempertimbangkan untuk mengadakan seremoni secara online, dan penyerahan secara langsung ditunda hingga tahun depan," kata Njolstad.
Hadiah Nobel terdiri dari medali emas, sertifikat, serta uang sebesar 9 juta kronor Swedia atau hampir Rp15 miliar.
Editor: Anton Suhartono