Siap Kirim 4 Pesawat dan Heli Padamkan Karhutla di Indonesia, Malaysia: Demi Tetangga!
KUALA LUMPUR, iNews.id - Malaysia menyiapkan empat armada udara, terdiri atas satu pesawat Bombardier CL-415MP dan tiga helikopter, untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Negeri Jiran juga menyiapkan 50 personel untuk mendukung operasi pemadaman.
Namun, Malaysia masih menunggu persetujuan Pemerintah Indonesia sebelum mengerahkan pesawat, helikopter, dan personel ke lokasi kebakaran. Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menegaskan, bantuan bisa langsung dikirim begitu izin diterima.
Zahid mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud komitmen Malaysia untuk membantu negara tetangga, meskipun skala bantuan yang diberikan mungkin tidak sebanding dengan luas wilayah yang terdampak karhutla.
“Sekecil apa pun bantuan kami, itu adalah tindakan baik untuk membantu tetangga terdekat kami. Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim juga telah menghubungi Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengenai masalah ini,” ujar Zahid, seperti dikutip dari Bernama, Senin (19/10/2026).
Dia berharap, bantuan tersebut dapat berkontribusi dalam penanganan karhutla di Indonesia, terutama karena asap kebakaran telah menjangkau sejumlah negara tetangga, termasuk Malaysia, Singapura, dan Timor Leste.
Pemerintah Malaysia sebelumnya telah menawarkan bantuan melalui Badan Penanggulangan Bencana Nasional dan sejumlah lembaga terkait. Namun, hingga Senin, pengerahan bantuan masih menunggu persetujuan dari Pemerintah Indonesia.
Menurut Zahid, Malaysia telah menyiapkan aset dan personel agar dapat segera dikerahkan begitu lampu hijau diberikan. Bantuan udara tersebut diharapkan mendukung upaya pemadaman kebakaran sekaligus membantu mengurangi dampak asap lintas batas.
Tawaran bantuan ini juga mencerminkan kekhawatiran negara-negara tetangga terhadap dampak karhutla di Indonesia. Asap yang melintasi perbatasan dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan kualitas udara di kawasan Asia Tenggara.
Meski demikian, pelaksanaan operasi pemadaman oleh Malaysia tetap bergantung pada persetujuan Pemerintah Indonesia. Setelah izin diberikan, pesawat Bombardier CL-415MP, tiga helikopter, dan 50 personel yang disiapkan dapat dikerahkan untuk membantu penanganan karhutla.
Editor: Anton Suhartono