Singapura Luncurkan Bank Otak Pertama, Siapa Mau Jadi Donor?
Brain Bank Singapore menyebut, jaringan otak yang sudah dikumpulkannya akan menjadi anonim dan data pribadi donor dijaga kerahasiaannya.
"Itu tidak akan ada di Internet, melainkan disimpan dalam komputer mandiri yang hanya dapat diakses oleh direktur dan manajer bank," kata Profesor Reynolds.
Latar belakang para peneliti yang mendaftar untuk menggunakan jaringan otak donor juga harus diperiksa terlebih dahulu oleh komisi etika.
Hingga saat ini, sudah ada tiga orang, termasuk Lovely Fernandez, yang mendaftar.
"Jika saya mati pada usia 55 atau 60 tahun, otak saya akan relatif masih muda. Daripada tubuh saya hanya berbaring, saya akan merasa jauh lebih berguna jika itu dapat membantu para ilmuwan," ujarnya.
Editor: Nathania Riris Michico