Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Thailand hingga Singapura Perketat Pintu Masuk, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek
Advertisement . Scroll to see content

Singapura Umumkan Kematian Pertama Pasien Omicron, Kasus Bisa Melonjak 25.000 per Hari

Minggu, 23 Januari 2022 - 08:37:00 WIB
Singapura Umumkan Kematian Pertama Pasien Omicron, Kasus Bisa Melonjak 25.000 per Hari
Singapura umumkan kasus kematian pertama pasien Covid-19 varian Omicron (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

SINGAPURA, iNews.id - Singapura pada Sabtu (22/1/2022) mengumumkan kasus kematian pertama pasien Covid-19 varian Omicron. Pasien merupakan perempuan 92 tahun belum mendapatkan satu dosis vaksin pun dan meninggal pada Kamis lalu.

Kementerian Kesehatan Singapura, seperti dikutip dari The Straits Times, Minggu (23/1/2022), menyatakan tidak diketahui riwayat medis pasien tersebut, namun dia tertular virus corona dari anggota keluarga.

Kabar kematian akibat paparan Omicron penularan komunitas ini disampaikan sehari setelah gugus tugas Covid-19 lintas kementerian mengumumkan Singapura kemungkinan akan mengalami gelombang kasus infeksi yang signifikan. Kasus akan terus bertambah, dipicu varian yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan itu, setelah terjadi penularan komunitas. Kondisi ini dikhawatirkan bisa membebani layanan kesehatan.

Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong, salah satu pemimpin gugus tugas mengatakan, sekitar 70 persen kasus infeksi Covid-19 harian di Singapura melibatkan varian Omicron. Oleh kaarena itu Omicron sudah menjadi strain dominan menggantikan Delta. Proporsi ini, lanjut dia, bahkan bisa lebih tinggi yakni hampir 90 persen atau lebih.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut