Situs Manusia Purba Berusia 350.000 Tahun Ditemukan di Gurun Pasir Arab Saudi
Situs an-Nasim mencakup cekungan yang dalam dan sempit dengan singkapan di bagian tengahnya, tempat beberapa artefak dari awal era Paleolitik ditemukan. Sekitar 354 barang dikumpulkan, terutama kapak tangan dan “serpihan” yang dipotong dari inti batu.
Survei menemukan bahwa material arkeologi itu terkait erat dengan keberadaan danau di kawasan tersebut. Laporan itu juga mencatat bahwa alat-alat batu tersebut mirip dengan perkakas tak bertanggal yang ditemukan di tempat lain di Gurun Nefud.
Perkakas Acheulean di an-Nasim berasal dari era Pleistosen Tengah akhir, sekitar 350.000 hingga 250.000 tahun yang lalu, ketika pembentukan danau tersebar luas di Gurun Nefud. Sebagai perbandingan, alat bantu yang ditemukan di situs di Saffaqah berasal dari sekitar 240.000 hingga 190.000 tahun yang lalu.
Kesamaan antara material Acheulean yang ditemukan di an-Nasim dan situs Acheulean tak bertanggal lainnya di Gurun Nefud menunjukkan bahwa danau-danau di sana dulunya menyediakan sumber daya penting bagi perkembangan manusia yang mendiami di wilayah itu. Temuan itu sekaligus mengisyaratkan bahwa lingkungan di kawasan itu pernah menjadi tempat tinggal yang layak bagi manusia dan mamalia lainnya.
Bukti beragamnya spesies mamalia kecil hingga besar dapat ditemukan di situs palaeolakes di Nefud. Ini menunjukkan adanya migrasi hewan ke wilayah tersebut selama fase basah Semenanjung Arabia dan ketersediaan fauna sebagai sumber makanan di cekungan an-Nasim.
Editor: Ahmad Islamy Jamil