Sosok Randy Fine, Anggota DPR AS yang Serukan Gaza Dibom Nuklir
Fine juga mendukung beberapa usulan pemerintah yang paling kontroversial, ikut mensponsori RUU yang membatasi diskusi tentang gender dan seksualitas di sekolah umum.
Sebelum terpilih menjadi anggota Kongres pada April 2025, ia menjabat anggota DPRD Florida dan dikenal sebagai pendukung setia Israel serta pengkritik vokal gerakan pro-Palestina. Ia juga dikenal karena pernyataan-pernyataan kontroversial yang menargetkan komunitas Muslim dan aktivis hak asasi manusia.
Sebelum insiden ini, Fine beberapa kali membuat pernyataan kontroversial terkait konflik Israel-Palestina. Pada Oktober 2023, ia mengatur agar peluru artileri Israel diberi tulisan "Regards from Randy Fine" sebelum ditembakkan ke Gaza.
Ia juga pernah menyatakan tidak ada warga sipil Palestina yang benar-benar "tak bersalah", menyebut mereka sebagai "iblis yang hidup di Bumi" dan "layak mati".
Seruan Fine untuk menggunakan senjata nuklir terhadap Gaza menimbulkan kekhawatiran serius tentang meningkatnya retorika ekstrem dalam politik AS. Pernyataannya tidak hanya memperburuk ketegangan di Timur Tengah tapi juga memicu perdebatan di dalam negeri mengenai batas-batas kebebasan berpendapat dan tanggung jawab pejabat publik dalam menyampaikan pandangan mereka.
Sebagai anggota Kongres, pernyataan Fine memiliki dampak signifikan terhadap persepsi global terhadap kebijakan luar negeri AS dan komitmennya terhadap hukum internasional serta hak asasi manusia.
Editor: Anton Suhartono