Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bandara Wunopito Ditutup hingga 10 September Imbas Abu Vulkanik Gunung Lewotolok
Advertisement . Scroll to see content

Studi Harvard: Risiko Penularan Covid di Pesawat Lebih Rendah Dibanding Belanja

Sabtu, 07 November 2020 - 20:07:00 WIB
Studi Harvard: Risiko Penularan Covid di Pesawat Lebih Rendah Dibanding Belanja
Sejumlah pesawat tengah menaikkan dan menurunkan penumpang di bandara (ilustrasi). (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

Tahun ini, operator di Amerika Serikat hanya mengoperasikan 50 persen penerbangan dari yang mampu mereka lakukan pada 2019. Beberapa maskapai penerbangan baru-baru ini mengumumkan rencana baru untuk mengakhiri peniadaan kursi tengah penumpang di pesawat saat pandemi masih berlangsung.

Tim Inisiatif Kesehatan Masyarakat Penerbangan di Harvard telah merekomendasikan strategi untuk mengurangi risiko penularan di pesawat, baik saat naik maupun turun dari kendaraan itu. Temuan baru itu diperoleh setelah banyak maskapai penerbangan memerintahkan penggunaan masker, di samping meningkatkan prosedur pembersihan pesawat dan merevisi prosedur tata cara naik pesawat.

“Dengan jutaan jam terbang penumpang, hanya ada sedikit bukti hingga saat ini yang menunjukkan penularan penyakit di dalam pesawat,” ungkap tim peneliti.

Laporan tersebut mencatat, pesawat penumpang komersial dilengkapi dengan sistem ventilasi yang menyegarkan udara kabin rata-rata setiap 2-3 menit. Sistem itu juga menghilangkan lebih dari 99 persen partikel ukuran SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19.

Para peneliti juga menemukan, masker wajah secara signifikan mengurangi risiko penularan penyakit selama krisis Covid-19. Semua maskapai penerbangan telah mewajibkan penggunaan masker kepada penumpang; menambahkan prosodur pembersihan baru, dan; menerapkan protokol kesehatab untuk mengelola naik dan turun pesawat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut