Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Naikkan Upah Minimum 60 Persen di Tengah Perang dengan AS dan Israel
Advertisement . Scroll to see content

Sudah Gempur Gaza Habis-habisan, Militer Zionis Sebut Keberadaan 138 Tawanan Israel Masih Misterius

Kamis, 07 Desember 2023 - 06:26:00 WIB
Sudah Gempur Gaza Habis-habisan, Militer Zionis Sebut Keberadaan 138 Tawanan Israel Masih Misterius
Israel kembali menggempur Jalur Gaza, Palestina, sejak Jumat (1/12/2023) lalu. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.idIsrael mengklaim masih ada 138 warganya yang ditawan di Jalur Gaza. Akan tetapi, militer zionis tidak tahu pasti di mana mereka berada.

“(Sebanyak) 138 orang masih disandera. Ini masih proses yang berkelanjutan, kami tidak tahu persis di mana semua orang itu berada,” kata seorang pejabat Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kepada wartawan pada Rabu (6/12/2023).

Pada 7 Oktober, Hamas melancarkan serangan roket skala besar terhadap Israel dari Jalur Gaza. Kala itu, para pejuang Palestina menawan 240 warga Israel, termasuk tentara zionis. 

Militer Israel kemudian melancarkan serangan balasan hingga menewaskan lebih dari 16.000 warga sipil Gaza. Israel juga memerintahkan blokade total terhadap wilayah kantong Palestina itu. 

Pekan lalu, Qatar memediasi kesepakatan antara Israel dan Hamas mengenai gencatan senjata sementara dan pertukaran beberapa tahanan dan tawanan, serta pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Gencatan senjata diperpanjang beberapa kali. Namun pada Jumat (1/12/2023), militer Israel kembali membombardir Jalur Gaza.

Hamas menyatakan telah membebaskan semua tawanan perempuan dan anak-anak Israel. Kelompok pejuang itu pun memastikan tidak akan ada lagi pembebasan tawanan Israel sampai terwujudnya gencatan senjata di Gaza. 

Wakil Ketua Biro Politik Hamas, Saleh al-Arouri menuturkan, para tawanan yang masih ditahan kelompoknya saat ini adalah tentara zionis dan warga sipil yang sebelumnya bertugas di militer Israel. Menurut dia, para tawanan itu tidak akan dibebaskan kecuali ada gencatan senjata dan seluruh tahanan Palestina juga dibebaskan.

“Biarkan perang berjalan sebagaimana mestinya. Keputusan ini bersifat final. Kami tidak akan berkompromi,” kata Arouri kepada stasiun TV Aljazirah, akhir pekan lalu.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut