Sudah Setahun Dibui, Putri Arab Saudi Ini Ketakutan Terinfeksi Corona di Penjara

Ahmad Islamy Jamil ยท Selasa, 05 Mei 2020 - 21:09 WIB
Sudah Setahun Dibui, Putri Arab Saudi Ini Ketakutan Terinfeksi Corona di Penjara

Putri Arab Saudi, Basmah binti Saud bin Abdulaziz. (Foto: AFP)

RIYADH, iNews.id – Putri Arab Saudi, Basmah binti Saud bin Abdulaziz, sudah setahun lebih berada di balik jeruji besi. Sejak ditahan oleh aparat kerajaan itu pada Maret 2019, suaranya tak pernah lagi terdengar oleh publik.

Namun, kini putri berusia 56 tahun itu dikabarkan tengah dirundung ketakutan akan wabah virus corona (Covid-19) di dalam bui. Apalagi, permohonan ampunan dan belas kasihannya tidak dijawab oleh penguasa Saudi.

Putri Basmah, sejak lama dipandang sebagai pendukung hak-hak perempuan dan gagasan monarki konstitusional (sebagai pengganti monarki absolut yang berlaku di Arab Saudi selama ini). Bulan lalu, akun Twitter-nya mulai aktif dengan sepucuk surat dari sang putri yang mengklaim bahwa dia “diculik” dan “dijebloskan ke penjara” bersama dengan putrinya yang berusia 28 tahun, Suhoud al-Sharif.

Dia juga mengaku telah memohon bantuan kepada Raja Salman dan putra Pangeran Mahkota Muhammad bin Salman untuk membebaskannya.

Lewat surat terbuka di Twitter, sebuah permohonan yang terbilang langka diungkapkan oleh seorang anggota keluarga kerajaan, dia menyuarakan kekhawatiran bahwa kesehatannya memburuk di penjara al-Ha'ir, Riyadh, yang memiliki tingkat keamanan tinggi. Penjara itu cukup terkenal karena menjadi tempat meringkuknya para narapidana kasus terorisme dan tahanan politik.

Namun, hanya berselang beberapa jam kemudian, tweet itu dihapus. Dua sumber yang dekat dengan keluarganya mengatakan kepada AFP bahwa akun itu telah diretas sesaat oleh seseorang di Arab Saudi. “Sejak kemunculan tweet-tweet itu, tidak ada kontak lagi; tidak ada isyarat dari sang putri ataupun Suhoud,” kata salah satu sumber itu seperti dilansir AFP, Selasa (5/5/2020).

“Tidak ada lagi panggilan telepon (dari Basmah), tidak ada,” ujarnya.

Ketakutan keluarga kini semakin diperkuat oleh kekhawatiran akan kemungkinan penyebaran wabah virus corona di dalam Penjara al-Ha'ir. Saat diizinkan untuk melakukan satu panggilan telepon mingguan sebelum munculanya tweet di akun sang ibu, Suhoud mengatakan kepada keluarganya bahwa otoritas penjara telah membunyikan alarm kasus virus corona telah terdeteksi di dalam fasilitas tahanan itu.

Seorang pegawai penjara, secara terpisah, mengonfirmasi kepada keluarga Basmah bahwa memang ada beberapa kasus Covid-19 di al-Ha'ir, menurut sumber tersebut. Pihak berwenang di Arab Saudi, yang telah melaporkan lebih dari 25.000 infeksi virus corona di negeri itu sejauh ini, tidak memberikan tanggapan soal tweet Basmah tersebut.

Pemerintah juga tidak mengatakan apa pun di depan umum tentang penahanan sang putri.

Editor : Ahmad Islamy Jamil