Surat dari Prajurit Perang Dunia I Ditemukan di Pantai Australia, Isinya Bikin Merinding
PERTH, iNews.id - Dua pesan dalam botol yang ditulis oleh prajurit Australia saat berlayar menuju medan perang di Prancis pada masa Perang Dunia I ditemukan lebih dari seabad kemudian di pantai selatan Australia Barat. Botol itu ditemukan oleh keluarga Brown pada 9 Oktober 2025 di Pantai Wharton, dekat Esperance, Australia Barat.
Penemuan tak terduga itu terjadi saat keluarga tersebut tengah melakukan kegiatan rutin membersihkan pantai dari sampah.
“Kami sering membersihkan pantai dan tidak pernah melewatkan sampah apa pun. Jadi botol kecil ini seperti menunggu untuk kami temukan,” ujar Deb Brown, seperti dikutip dari Associated Press, Minggu (2/11/2025).
Di dalam botol kaca bening itu terdapat dua surat yang ditulis dengan pensil oleh Prajurit Malcolm Neville (27) dan Prajurit William Harley (37), tertanggal 15 Agustus 1916. Saat itu, kapal pengangkut pasukan HMAT A70 Ballarat baru saja meninggalkan Adelaide dalam perjalanan panjang menuju Eropa untuk memperkuat Batalion Infanteri ke-48 Australia di Front Barat.
Perang Saudara di Sudan, Dunia Mengecam Pembantaian Ribuan Warga
Neville tewas dalam pertempuran setahun kemudian, sedangkan Harley selamat meski dua kali terluka. Dia meninggal pada 1934 di Adelaide akibat kanker yang diduga disebabkan oleh paparan gas beracun Jerman di parit peperangan.
Dalam suratnya, Harley menulis dengan optimistis, “Semoga orang yang menemukan ini dalam keadaan sebaik kami sekarang.”
Sementara Neville menulis kepada ibunya, Robertina Neville, di Wilkawatt, Australia Selatan. “Kami bersenang-senang, makanannya enak sejauh ini, kecuali satu hidangan yang kami kubur di laut,” tulisnya.
Neville meminta agar siapa pun yang menemukan botol itu mengirimkan suratnya kepada sang ibu, sedangkan Harley mengizinkan penemunya menyimpan suratnya.
Menurut Deb Brown, kemungkinan besar botol tersebut tidak mengarungi lautan jauh, melainkan terkubur di pasir selama lebih dari 100 tahun. Erosi besar di sekitar pantai baru-baru ini kemungkinan mengeluarkan botol itu ke permukaan.
“Botolnya masih dalam kondisi sangat baik, tanpa terumbu atau lumut laut. Kertasnya memang basah, tapi tulisan masih bisa dibaca,” kata Brown.
Setelah menemukan pesan itu, keluarga Brown berhasil menghubungi keturunan kedua prajurit tersebut. Ann Turner, cucu Harley, mengaku keluarganya terkejut dengan penemuan ini.
“Kami benar-benar tak percaya. Rasanya seperti keajaiban, seolah kakek kami menjangkau kami dari alam baka,” ujarnya kepada ABC Australia.
Sementara Herbie Neville, keponakan buyut Malcolm Neville, mengatakan penemuan ini seolah mempertemukan kembali keluarganya.
“Dia tampak begitu bersemangat berangkat ke perang. Sangat sedih bahwa dia kehilangan nyawanya,” kata Herbie.
Editor: Reza Fajri