Survei: Publik AS Makin Benci Israel, Netanyahu Jadi Sorotan Utama
Temuan serupa diungkap jajak pendapat AP-NORC yang juga dirilis bulan ini. Survei tersebut menunjukkan dukungan publik AS terhadap Israel semakin berkurang, dengan kritik terbesar datang dari pemilih Partai Demokrat terkait operasi militer Israel di Gaza.
Sebanyak 40 persen responden menilai AS terlalu mendukung Israel dalam konflik dengan Palestina. Angka tersebut meningkat dibandingkan 37 persen pada Januari 2024 dan 27 persen pada Agustus 2023, sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober.
Di kalangan pemilih Demokrat, 58 persen berpandangan AS terlalu mendukung Israel, naik dari 45 persen dalam survei dua tahun sebelumnya. Sementara itu, di kalangan pemilih Republik, angkanya meningkat tipis menjadi 27 persen dari 25 persen.
Dukungan terhadap Israel juga mulai melemah di kalangan pemilih muda Partai Republik. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai apakah dukungan tradisional Partai Republik terhadap Israel akan tetap bertahan pada masa mendatang.
Penurunan dukungan tersebut terjadi setelah kampanye militer Israel di Gaza serta perselisihan antara Netanyahu dan pemerintahan Presiden Donald Trump terkait upaya mengakhiri perang dengan Iran.
Editor: Anton Suhartono