Syok Berat, Ibu Ini Terima Tagihan Listrik Rp374 Triliun
NEW YORK, iNews.id – Seorang ibu rumah tangga di Pennsylvania, Amerika Serikat, Mary Horomanski, dibuat syok dengan laporan tagihan listrik yang diterimanya.
Tak tanggung-tanggung, dia dikenakan tarif listrik sebesar USD28 miliar atau sekitar Rp374 triliun oleh perusahaan Penelec, penyedia tenaga listrik untuk rumah tangga.
"Mata saya seperti akan keluar dari kepala," kata perempuan berusia 58 tahun itu, menggambarkan bagaimana kagetnya saat melihat tagihan melalui internet, dikutip dari Xinhua.
Padahal, peralatan elektronik di rumahnya beroperasi seperti biasa. Selain itu tak masuk akal tagihan listrik rumah tangga bisa mencapai angka miliaran dolar.
"Kami baru saja memasang lampu Natal dan saya bingung apakah kami salah memasangnya," ujarnya.
Dalam tagihan tercantum, biaya tersebut harus dibayar tunai hingga November 2018 dan pembayaran pertama dilakukan pada Desember 2017, yakni sebesar USD28.156.
Mengetahui kejanggalan tersebut, anak Horomanski langsung menghubungi Penelec. Di situ terungkap bahwa ada kesalahan penulisan tagihan, yakni USD284,46 atau sekitar Rp3,2 juta.
Juru bicara Penelec, Mark Durbin, memastikan kesalahan penulisan tagihan itu karena faktor error dari sistem perusahaan.
"Saya tidak pernah melihat tagihan sampai miliaran dolar," kata Durbin.
Pihaknya mengapresiasi inisiatif pelanggan untuk melapor soal kesalahan ini.
Sementara itu, Horomanski lega setelah mendengar keterangan Penelec. Untuk memggambarkan rasa syoknya, Horomanski berseloroh dengan meminta kepada anaknya dibelikan alat monitor detak jantung sebagai hadiah Natal.
Editor: Anton Suhartono