Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tabrakan Kereta Cepat Spanyol Tewaskan 68 Orang, Dipicu Sistem Komputer Error
Advertisement . Scroll to see content

Tabrakan 2 Kereta Cepat di Spanyol: Korban Tewas Jadi 30 Orang, 80 Luka

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11:00 WIB
Tabrakan 2 Kereta Cepat di Spanyol: Korban Tewas Jadi 30 Orang, 80 Luka
Korban tewas tabrakan dua kereta cepat di Spanyol, Rabu (28/10), bertambah menjadi sedikitnya 30 orang (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MADRID, iNews.id - Korban tewas tabrakan dua kereta cepat di Toledo, Spanyol, Rabu (28/10/2026), bertambah menjadi sedikitnya 30 orang. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat di rute yang menghubungkan Madrid dengan Sevilla di Andalusia. 

Pemerintah Daerah Castilla-La Mancha, wilayah lokasi kecelakaan, mengungkap kedua kereta membawa 500 orang lebih saat kecelakaan terjadi.

Juru bicara pemerintah setempat, Esther Padilla, mengatakan satu kereta membawa 146 penumpang dan seorang bayi, sementara satu lainnya membawa 397 penumpang.

Kereta yang dioperasikan perusahaan milik pemerintah, Renfe, menghantam dari belakang kereta yang dioperasikan operator lain, Iryo. Lokasi kecelakaan di antara Kota Mora, Orgaz, dan Urda.

Sebanyak 24 korban tewas berada di kereta cepat Renfe dan 6 di kereta Iryo.

Sementara itu tim penyelamat berpacu dengan waktu menyelamatkan para penumpang yang terjebak di gerbong.

Para pejabat mengatakan 80 orang lainnya sedang dirawat karena cedera. Sekitar 50 orang menderita luka serius dan 15 lainnya dalam kondisi kritis.

Pusat transfusi darah di Madrid meminta sumbangan "mendesak" untuk membantu korban luka.

Bank Darah Toledo juga meminta sumbangan darah menyusul kecelakaan tersebut.

Meski belum ada pernyataan resmi, laporan media lokal mengungkap, penyebab tabrakan adalah kereta api cepat menabrak kereta lain yang sedang berhenti karena ada masalah di rel.

Kereta Renfe menabrak bagian belakang kereta Iryo, menyebabkan dua gerbong terguling ke lepangan di pinggir rel.

Sementara itu sebagian besar partai politik di Spanyol membatalkan kampanye yang dijadwalkan hari ini.

Perdana Menteri Pedro Sanchez dan para pejabat juga membatalkan kegiatan publik untuk memantau situasi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut