Taiwan Ajukan Daftar Belanja Senjata ke AS Antisipasi Serangan China

Arif Budiwinarto ยท Senin, 05 Oktober 2020 - 22:02 WIB
Taiwan Ajukan Daftar Belanja Senjata ke AS Antisipasi Serangan China

Taiwan akan menyerahkan daftar senjata yang dibutuhkan untuk menangkal ancaman China kepada Amerika Serikat. AS selama ini menjadi pemasok terbesar persenjataan Taiwan. (foto: AP)

TAIPEI, iNews.id - Pejabat pertahanan Taiwan dan Amerika Serikat akan mengadakan pertemuan virtual guna membahas senjata yang pas untuk pertahanan Taipei dari ancaman serangan China.

Selama pertemuan online bertajuk Konferensi Industri Pertahanan AS-Taiwan 2020, Senin (5/10/2020) siang waktu Washington, Menteri Pertahanan Taiwan, Chang Guan-chung akan memberi penjelasan pada atase pertahanan AS mengenai persenjataan yang paling dibutuhkan di tengah semakin meningkatnya ketegangan dengan Beijing.

Ketegangan Taiwan-China di Selat Taiwan meningkat dalam dua bulan terakhir sejak Amerika Serikat mengirim dua pejabat kabinet yakni Sekretaris Layanan Kemanusiaan dan Kesehatan Alex Azar serta Wakil Menteri Luar Negeri Keith Krach ke Taiwan. Beijing menganggap langkah tersebut sebagai upaya provokasi.

Setelahnya, China secara rutin mengirim pesawat tempurnya ke Selat Taiwan serta memasuki zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ). Media Taiwan melaporkan jet-jet tempur Beijing setidaknya 37 kali melanggar garis batas di Selat Taiwan.

China menganggap Taiwan sebagai wilayahnya. Jika diperlukan, mereka akan menggunakan cara apapun untuk menyatukan negara pulau itu. Beijing sudah berulang kali memperingatkan Amerika Serikat agar tidak memasok senjata ke Taiwan.

Namun, AS tak khawatir dengan ancaman China. Mereka menegaskan akan tetap mendukung Taiwan dengan dalih sebagai upaya menjaga perdamaian di kawasan Laut China Selatan serta Asia-Pasifik.

Sejak Donald Trump terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat pada 2017, Taiwan mendapat kemudahan dalam mendapatkan senjata terbaru dari Washington. Ini disebabkan Trump mengadopsi kebijakan anti-China lebih keras daripada pendahulunya.

Trump pernah menyetujui pengiriman tujuh senjata utama dengan nilai total 13,2 miliar dolar AS, termasuk puluhan jet tempur F-16, tank M1A2T Abrams, rudal Stinger anti-pesawat, dan torpedo MK-48 Mod6.

Dikutip dari South China Morning Post, Senin (5/10/2020), Trump siap membuat kesepakatan senjata dengan Taiwan senilai 7 miliar US dolar yang mencakup rudal jelajah, ranjau, drone MQ-9B Reaper, bersama dengan sensor terkait, logistik, stasiun kendali darat, pelatihan dan peralatan lainnya.

Editor : Arif Budiwinarto