"Warga Prancis akan dipulangkan dengan pesawat ke Prancis, dengan persetujuan pihak berwenang China. Hal ini akan dilakukan pada pertengahan pekan," katanya, seperti dilaporkan Deutsche Welle.
Prancis merupakan salah satu dari sejumlah negara yang mengumumkan rencana untuk mengevakuasi warganya, termasuk Italia, Jepang, Australia, dan Amerika Serikat (AS).
Ini sebagai bentuk antisipasi Prancis mencegah ratusan warganya yang tinggal di daerah Wuhan tertular virus mematikan tersebut. Mereka yang dipulangkan nantinya diharuskan menghabiskan waktu 14 hari di karantina.
Produsen mobil asal Prancis, PSA Group, juga akan mengevakuasi karyawannya di Wuhan, menempatkan mereka di karantina dan kemudian membawa mereka pulang ke Prancis.
Pada Minggu (26/1/2020), pemerintah Sri Lanka juga mengumumkan akan membawa pulang sebanyak 150 pelajarnya dari China dalam dua hari ke depan.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku