Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Izinkan Kapal-Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz: Gratis!
Advertisement . Scroll to see content

Tak Hanya Indonesia, Indeks Persepsi Korupsi Malaysia Juga Turun

Jumat, 29 Januari 2021 - 21:50:00 WIB
Tak Hanya Indonesia, Indeks Persepsi Korupsi Malaysia Juga Turun
Bendera Negara Malaysia (ilustrasi). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

KUALA LUMPUR, iNews.idIndeks Persepsi Korupsi (CPI) Malaysia 2020 yang diumumkan oleh Transparency International (TI) mengalami penurunan. Negeri jiran itu memperoleh skor sebanyak 51 dari 100, dengan peringkat 57 dari 180 negara yang disurvei.

Kantor Perdana Menteri Malaysia dalam pernyataannya pada Jumat (29/1/2021) ini menyatakan, walaupun skor dan peringkat negara menurun sedikit dibandingkan dengan 2019, sikap pemerintah terhadap perilaku korupsi tak pernah berubah. Lembaga itu menegaskan, dasar dan komitmen Pemerintah Malaysia dalam memerangi korupsi dan meningkatkan pengelolaan pemerintahan adalah jelas serta berkelanjutan.

Pada saat awal pemerintahan Perikatan Nasional, telah disampaikan bahwa Program Antikorupsi Nasional (NACP) masih diteruskan demi meningkatkan pemerintahan yang baik (good governance), selain mengurangi dan menutup peluang-peluang korupsi dalam administrasi pemerintahan.

Pemerintah Malaysia melalui Komite Khusus Kabinet Mengenai Antikorupsi (JKKMAR) juga senantiasa melihat kepada kaidah dalam meningkatkan pemerintahan dalam administrasi pemerintahan.

“Malah pemerintah tidak pernah dan tidak akan berkompromi dengan mana-mana pelaku rasuah, serta tindakan tegas akan diambil mengikut prinsip rule of law,” ungkap Kantor Perdana Menteri Malaysia.

Sementara itu, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) atau Corruption Perception Index (CPI) Indonesia pada 2020 juga melorot hingga tiga poin dibandingkan dengan IPK pada 2019. Penurunan itu adalah yang pertama sejak 2007. Akan tetapi, penurunan pada 2007 juga hanya satu poin yaitu 23 dari semula 24 pada 2006.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut