Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu Sugiono Dalami Informasi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Singgung Hak Konsuler
Advertisement . Scroll to see content

Tak Kasih Ampun, Rusia Serang Markas Besar Badan Intelijen Ukraina SBU

Sabtu, 05 September 2026 - 06:27:00 WIB
Tak Kasih Ampun, Rusia Serang Markas Besar Badan Intelijen Ukraina SBU
Ilustrasi Rusia menyerang markas besar badan intelijen Ukraina SBU di Ibu Kota Kiev, Jumat (4/9) (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

KIEV, iNews.id - Rusia menyerang markas besar badan intelijenUkrainaSBU di Ibu Kota Kiev, Jumat (4/9/2026). Serangan dilakukan menggunakan drone, memicu kebakaran dan kerusakan.

Asap hitam pekat membubung di pusat kota Kiev setelah serangan itu. Tak ada korban tewas, namun setidaknya tujuh orang luka.

Presiden Volodymyr Zelensky murka seraya bersumpah akan membalas serangan Rusia tersebut. Pasukan Rusia membombardir Ibu Kota Kiev selama 10 hari berturut-turut.

Apalagi, sejak pecahnya perang melawan Rusia selama 4,5  tahun lebih, jarang sekali gedung-gedung pemerintah Ukraina yang menjadi target serangan .

SBU memegang peran vital dalam perang Ukraina. Badan intelijen ini melancarkan serangan yang menimbulkan dampak signifikan jauh ke dalam wilayah Rusia untuk merusak mesin perang serta infrastruktur energi.

"Drone itu diarahkan langsung ke kantor Kepala Badan Keamanan di gedung tersebut," ujar Zelensky, melalui aplikasi Telegram, seperti dikutip dari Anadolu. 

Zelensky telah memerintahkan pembalasan yang tepat dan nyata. Bahkan jika memungkinkan, pembalasan dengan level setara dengan serangan tersebut.

Pemilik toko roti Zavertailo mengatakan melalui Telegram, bangunan mereka yang terletak tepat di seberang gedung SBU, juga hancur akibat serangan tersebut.

Ibu kota Ukraina terus-menerus diserang oleh drone Rusia selama 10 hari. Pada Rabu, sebuah universitas di pusat kota juga terkena serangan.

"Saya rasa (orang-orang) terbiasa dengan hal ini. Baik di pusat Kota Kiev maupun di pusat Kota Moskow. Situasi akan memburuk, saya yakin itu," kata seorang warga lain, yang hanya menyebut namanya, Oleh (33).

SBU bertanggung jawab atas operasi-operasi ambisius terhadap Rusia, seperti pengeboman jembatan menuju wilayah pendudukan Krimea pada 2022 serta serangan drone pada 2025 yang menghantam pesawat pengebom strategis Rusia.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut