Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penembakan di Sekolah Kanada Tewaskan 8 Orang, Pelaku Remaja 18 Tahun Transgender
Advertisement . Scroll to see content

Tak Serius Selamatkan Remaja Muslim Luka Tembak, 2 Paramedis Divonis Bersalah

Rabu, 09 Juni 2021 - 08:45:00 WIB
Tak Serius  Selamatkan Remaja Muslim Luka Tembak, 2 Paramedis Divonis Bersalah
Ilustrasi persidangan. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

TRENTON, iNews.id - Dua mantan paramedis di Kanada dinyatakan bersalah karena gagal merawat remaja Muslim berusia 19 tahun. Dia meninggal karena luka tembak.

Penembakan terhadap korban Yosif Al-Hasnawi terjadi di kota yang terletak di dekat Torontop, 2 Desember 2017. Insiden bermula saat korban, Yosif Al-Hasnawi datang membantu seorang pria tua yang diganggu oleh dua pemuda. 

Al-Hasnawi dan beberapa anggota keluarganya baru saja meninggalkan sebuah masjid di Hamilton, Ontario. Salah satu pria menembak remaja itu dengan pistol kaliber 22 di perut.

Paramedis Steven Snively (55) dan Christopher Marchant (32) tiba di lokasi kejadian tetapi tidak merawat luka Al-Hasnawi dengan serius. Mereka percaya jika korban telah ditembak dengan airsoft gun. 

Ayah remaja itu, Majed Al-Hasnawi mengatakan kepada wartawan, paramedis percaya putranya hanya akting. Mereka bahkan benar-benar tertawa ketika Al-Hasnawi mengatakan tidak bisa bernapas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut