Taktik Baru Iran Kuras Amunisi AS: 1 Rudal Balistik Dicegat 4 Patriot
Dengan strategi tersebut, bahkan rudal Iran yang gagal mencapai sasaran tetap dapat memberikan tekanan terhadap pertahanan AS. Setiap intersepsi berarti satu atau lebih amunisi pertahanan harus digunakan untuk menghadapinya.
Persoalan stok rudal pencegat AS sebenarnya telah menjadi perhatian sejak awal perang. Dalam lima hari pertama perang yang dimulai pada 28 Februari, AS dilaporkan menembakkan lebih dari 800 rudal pencegat untuk menghadapi serangan balasan Iran.
Kondisi itu kemudian semakin mengkhawatirkan. Pada Juli, muncul laporan bahwa persediaan rudal pencegat AS telah berkurang menjadi sekitar 25 persen dari level yang dianggap penting oleh Departemen Pertahanan.
Menipisnya persediaan membuat Washington harus mencari tambahan rudal dari luar negeri. AS juga dilaporkan menghentikan atau mengurangi pasokan kepada sejumlah negara sekutu serta memindahkan sistem pertahanan udara dari kawasan lain untuk memperkuat pertahanan di wilayah yang menghadapi ancaman Iran.
Serangan terbaru di Yordania kembali menunjukkan tantangan tersebut. Iran tidak harus menghancurkan seluruh sistem pertahanan udara AS untuk memberikan tekanan strategis.
Dengan meluncurkan rudal dalam jumlah tertentu dan memaksa lawan menggunakan beberapa pencegat untuk setiap target, persediaan amunisi pertahanan AS dapat terus terkikis.
Editor: Anton Suhartono