Tankernya Disita Iran, Inggris Bakal Kirim Kapal Selam Nuklir 7.400 Ton ke Teluk
Pejabat pertahanan Inggris belum mengomentari laporan tersebut, tetapi mereka biasanya tetap bungkam tentang penyebaran kapal-kapal militer.
Laporan bocoran dari sumber militer itu muncul ketika Perdana Menteri Theresa May mengadakan pertemuan darurat pada Senin (22/7/2019), yang berfokus pada bagaimana menjaga keamanan kapal pengiriman di Teluk Persia.
Pihak berwenang menyarankan kapal-kapal Inggris untuk sementara waktu menghindari Selat Hormuz, setelah Pasukan Iran menahan dua kapal tanker minyak pada Jumat (19/7/2019), meski satu di antaranya sudah dibebaskan.
Iran mengklaim kapal tanker minyak Stena Impero yang disita mengabaikan panggilan darurat dari kapal nelayan Iran dan menabraknya.
Pada saat yang sama, para pejabat Iran mengindikasikan bahwa penyitaan itu terjadi sebagai tanggapan singkat menyusul penahanan sebuah kapal tanker minyak Grace 1 milik Iran di Gibraltar.
Kapal disita karena diduga akan mengangkut minyak Iran ke Suriah yang berarti melanggar sanksi Uni Eropa yang dijatuhkan terhadap rezim Presiden Suriah Bashar Al Assad.
Editor: Nathania Riris Michico