Target Invasi Rusia untuk Demiliterisasi dan Denazifikasi Ukraina, Apa Maksudnya?
Rusia menilai Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengusung pemerintahan yang berhaluan ultranasionalis-fasis, sehingga membahayakan masyarakatnya sendiri. Menurut Angkatan Bersenjata Rusia, operasi denazifikasi ini menyasar individu atau kelompok bersenjata yang menghidupkan simbol-simbol Nazi di Ukraina.
Negosiasi dengan Ukraina Berlanjut, Rusia: Pandangan Kami tentang Krimea dan Donbas Tak Berubah
Rusia mengalami trauma dengan Nazi pada Perang Dunia II. Ketika itu, Nazi menyerang Rusia (kala itu bernama Uni Soviet) pada Juni 1941. Melihat pengalaman pahit, Rusia mempunyai trauma sendiri terhadap semua hal yang berkaitan dengan Nazi.
Diketahui, di Ukraina terdapat Batalyon Azov. Awalnya Batalyon Azov ini merupakan paramiliter bersenjata yang mengibarkan simbol Nazi seperti lambang Wolfsangel serta Swastika.
Infografis Negosiasi Damai Rusia-Ukraina di Turki
Editor: Ahmad Islamy Jamil