Teori Asal Usul Covid akibat Kebocoran Lab Heboh Lagi, WHO: China Harus Transparan!
LONDON, iNews.id - Pemimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan berbagai teori mengenai asal usul Covid-19 masih terbuka, termasuk kebocoran laboratorium Institut Virologi Wuhan, China.
Dalam briefing di sela pertemuan G7 di Inggris, dia mendesak China untuk mau bekerja sama membantu memecahkan misteri asal muasal virus yang telah menginfeksi 174 juta orang serta merenggut 3,75 juta nyawa di seluruh dunia itu.
Mantan Menteri Kesehatan Ethiopia itu juga mendesak China untuk transparan dalam penyelidikan berikutnya.
"Setiap hipotesis terbuka. Saya kira bentuk penghormatan yang pantas diterima orang-orang ini (para korban) adalah mengetahui apa asal mula virus sehingga kita bisa mencegahnya terjadi lagi," ujarnya, seraya menegaskan, berdasarkan hasil penyelidikan tahap pertama, China tidak cukup transparan dan bekerja sama.
Breaking News, Vaksin Sinovac Dapat Izin WHO
Para ahli kesulitan mendapatkan berbagai data, terutama data mentah, dari China. Dia berharap dalam penyelidikan berikutnya China mengubah sikap.
WHO Ubah Nama-Nama Varian Baru Virus Corona, B117 Asal Inggris Jadi Alpha
Misteri dari mana asal usul Covid-19 belum bisa dipecahkan secara pasti, namun teori yang mengemuka dari para ilmuwan adalah virus berasal dari kelelawar yang ditularkan ke manusia melalui perantara hewan lain.
Amerika Serikat termasuk negara yang yakin dengan potensi kebocoran lab. Presiden Joe Biden bulan lalu memberikan waktu 3 bulan kepada intelijen untuk melaporkan asal usul Covid-19, apakah dari kebocoran laboratorium atau bukan.
Didesak Selidiki Lagi Asal Usul Covid, WHO: Pisahkan Politik dan Sains!
China berulang kali membantah adanya kebocoran di lab Wuhan serta menolak teori yang menyebutkan virus corona baru merupakan hasil rekayasa manusia.
Editor: Anton Suhartono