Terancam Diserang Amerika, Presiden Venezuela Maduro Janji Tak Akan Tinggalkan Rakyat
“Kita tidak menginginkan perdamaian yang diperbudak, atau perdamaian koloni. Koloni, tidak akan pernah terjadi. Budak, tidak akan pernah,” katanya, disambut sorakan ribuan pendukung.
Pidato itu memicu gelombang dukungan baru bagi Maduro, yang berusaha menunjukkan bahwa dirinya akan tetap berada di barisan depan bersama rakyat jika ketegangan berubah menjadi konflik terbuka.
Sementara itu Presiden AS Donald Trump menggelar rapat tingkat tinggi bersama para pejabat keamanan nasional untuk membahas langkah selanjutnya terkait Venezuela. Pertemuan ini digelar setelah percakapan telepon antara Trump dan Maduro.
Trump tak banyak mengungkap isi komunikasi tersebut, hanya menyebutnya “biasa-biasa saja.”
Ketika ditanya apakah peringatannya mengenai pembatasan penerbangan di wilayah udara Venezuela menjadi tanda serangan AS semakin dekat, ia menjawab singkat, "Jangan berasumsi apa pun.”