Terungkap, Ada Pejabat AS yang Bekerja untuk Gagalkan Kinerja Trump
Berbagai hal diungkap dalam artikel opini oleh sang pejabat. Antara lain, rapat-rapat yang berantakan, sikap yang Trump sembarangan dan picik, ketidakmampuan berpegang pada keputusan yang sudah diambil, sikap antipati terhadap pers bebas, dan naluri anti-demokrasi.
"Ada presidensi dua jalur, di mana sejumlah langkah presiden seperti sikapnya yang cenderung ramah terhadap para otokrat dan diktator, termasuk Kim Jong Un dan Vladimir Putin, dibatasi dan diluruskan oleh orang-orang dewasa di ruangan itu," demikian diungkap pejabat anonim.
Terlebih lagi, disebutkan penulis, sejumlah pejabat berbisik-bisik soal upaya mengaktifkan Amandemen ke-25, yaitu ketentuan konstitusional yang memungkinkan wakil presiden dan mayoritas menteri kabinet melakukan pemungutan suara untuk mengganti presiden yang tidak dapat menjalankan tugas dan kekuasaan sebagaimana yang ditentukan.
Hingga saat ini, manuver semacam itu lebih merupakan wacana politik di AS dan sekadar mimpi lawan-lawan Trump yang paling menentang.
"Tidak seorang pun mengharapkan terjadinya krisis konstitusi," tulis sang pejabat.