Terungkap, China Kirim Ahli Bela Diri ke Perbatasan Sebelum Bentrok dengan Pasukan India
BEIJING, iNews.id - China tampaknya sudah menduga akan terjadi insiden dengan militer India sebelum bentrokan yang menewaskan 20 pasukan beberapa pekan lalu.
Sebelum insiden, China mengirin para ahli bela diri serta pemanjat tebing ke perbatasan India. Wilayah yang disengketakan dengan India itu merupakan pegunungan sehingga dibutuhkan orang yang menguasai medan serta berfisik kuat.
Kedua negara beberapa kali terlibat pertempuran di wilayah Himalaya, Ladakh, tersebut, namun konflik terbaru ini merupakan yang paling mematikan sejak puluhan tahun terakhir.
Surat kabar militer China National Defence News melaporkan, lima divisi milisi baru, di dalamnya terdapat mantan pendaki Gunung Everest yang juga anggota tim pembawa obor Olimpiade serta para ahli bela diri campuran datang untuk menjalankan tugas menjaga perbatasan dan melapor diri di Lhasa pada 15 Juni.
Usai Bunuh 20 Tentara India, China Diam-Diam Bangun Pangkalan Militer di Lembah Galwan
Stasiun televisi pemerintah, CCTV, juga menyiarkan cuplikan ratusan pasukan baru berbaris di ibu kota Tibet itu.
Komandan Tibet Wang Haijiang mengatakan, perekrutan para ahli bela diri Enbo Fight Club sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kekuatan organisasi dan mobilisasi pasukan serta kemampuan dalam merespons segala kondisi.
China dan India Sepakat Berdamai
Namun dia tak menyebutkan apakah penempatan ini akan dilanjutkan terkait dengan ketegangan di perbatasan atau tidak.
Bentrokan antara pasukan China dan India berlangsung dengan tangan kosong, tak menggunakan senjata api. India mengungkap 20 tentaranya tewas, sementara China menyebut sejumlah korban tanpa dijelaskan kondisinya.
Kedua pihak saling menyalahkan terkait benttokan itu, namun sepakat meredakan ketegangan.
Pascabentrokan, India memperkuat pasukan di wilayah perbatasan Himalaya, sehingga kekuatannya menyamai China.
Editor: Anton Suhartono